Alih Profesi Penambang Pasir Manual ke Petani Rumput

Senin Kliwon, 11 Maret 2019 12:24 WIB ∼ 446

Foto Berita
Kehidupan se hari-hari masyarakat Sapuangin yg menempati DAS progo berprofesi sebagai penambang pasir manual. Setelah pasir habis, yang tersisa batu dn krikil ( tidak produktif). Seiringnya berjalannya waktu pada musim hujan terjadi banjir yg membawa endapan lumpur yang mengakibatkan batu dan krikir tertutup lumpur yg semakin tebal. Dengan kondisi tersebut warga secara swadaya menanami lahan dengan rumput kolonjono dan blembem. Hamparan lahan tersebut menjadi lahan wedi kenser yg subur serta produktip dengan luas sekitar 15 Ha. Hasil yang didapatkan kira-kira 400 sampai 700 ikat dengan harga perikat Rp6000 s/d 8000. Rumput kolonjono, blembem banyak dijual/dipasarkan sepanjang Jalan Srandakan. Pemasaran sampai luar daerah (wonosari).#subiyanto.sapuangin

Puskesmas
di Kapanewon Srandakan

Puskesmas Srandakan

Puskesmas Srandakan

Jl. Raya Srandakan No.96, Trimurti, Srandakan, Bantul
(0274) 6464815

Komando Rayon Militer Srandakan

Koramil / Komando Rayon Militer Srandakan

Srandakan, Trimurti, Srandakan, Bantul

Kepolisian Sektor Srandakan

Polsek / Kepolisian Sektor Srandakan

Trimurti, Srandakan, Bantul
(0274) 7490104

Kantor Urusan Agama Srandakan

KUA / Kantor Urusan Agama Srandakan

Pondok, Trimurti, Srandakan, Bantul
(0274) 7100860