Jade Kori "Surahandoko", Jajah Deso Milang Kori Kapanewon Srandakan Pada Sentra Usaha Bintang Foods

Kamis Wage, 30 September 2021 22:32 WIB ∼ 79

Foto Berita

Pada (29/09) Panewu Srandakan, Bapak Sarjiman, SIP,ME didampingi Plt. Jawatan Kemakmuran Suparwanto, SIP bersama Dinas Kominfo Kabupaten Bantul dan RB TV saling bersinergi dalam rangka penyediaan informasi produk UMKM di Polosiyo, Poncosari, Srandakan. Dimana UMKM di bidang kuliner merupakan salah satu potensi yang dimiliki Kapanewon Srandakan. Pemerintah sangat mendukung keberadaan dan eksistensi UMKM agar bisa bertahan dan berkembang apalagi di tengah Pandemi Covid 19. Kegiatan ini akan tayang dalam Leyeh-Leyeh RBTV pada hari Minggu, 3 Oktober 2021 jam 10.

Potensi-potensi yang dimiliki Srandakan meliputi potensi wisata, potensi UMKM, potensi kesenian, kebudayaan dan lain-lain. Segenap potensi- potensi yang dimiliki Kapanewon Srandakan akan selalu publikasikan sebagai informasi kepada masyarakat yang dapat digunakan sebagai referensi. Hal ini merupakan salah satu inovasi dari Kapanewon Srandakan yaitu Jade Kori "Surahandoko", Jajah Deso Milang Kori atau yang berarti “Jelajah Potensi Lokal Kapanewon Srandakan”.

Bintang Food Industries merupakan salah satu sentra UMKM di Polosiyo, Srandakan milik Bapak Tata yang memproduksi berbagai bahan pangan seperti tempe kedelai, mie lethek, tempe keripik dan gula batu. Usaha ini memiliki kearifan lokal dengan mempekerjakan orang-orang sekitar dalam proses produksinya.

Seperti kita ketahui tempe adalah makanan asli Indonesia, harganya murah, mudah didapatkan, dan rasanya yang enak membuat tempe tidak lepas dari menu makanan sehari-hari masyarakat. Selain itu tempe juga salah satu makanan yang bergizi tinggi. Tak heran makanan yang berasal dari kedelai ini kerap menjadi andalan hampir semua kalangan. Atas dasar itulah, Pak Tata tertarik untuk menekuni usaha ini. Tiap papan tempe dijual seharga Rp.3000, cukup ekonomis.

Selain produksi tempe dan keripik tempe, Bintang Food juga memproduksi mie lethek yang merupakan salah satu kuliner khas yang berasal dari Srandakan. Mie lethek adalah mie dengan menggunakan bahan dasar tepung tapioka dan singkong.

Urutan proses pembuatan mie lethek (Cassava Noodle) Bintang Food adalah sebagai berikut tepung gaplek (Cassava Flour) direndam, ditiriskan lalu dicampur dengan tepung tapioka dan digiling (dicampur), selanjutnya press mie, dikukus, didinginkan, direndam air, dibentuk lalu dijemur, terakhir pengemasan (packing).

Di sentra usaha Bintang Foods juga memproduksi Gula batu “super herbal”. Gula batu merupakan olahan tebu yang dikristalkan, melalui bantuan air yang dipanaskan hingga mencapai kondisi jenuh lalu menjadi dingin. Gula batu bebas pengawet, pemutih, dan pewarna sehingga baik untuk dikonsumsi. Harga per kilo gula batu dijual seharga Rp.15.000, cukup murah bukan?

Ayo kita jelajahi potensi lokal Kapanewon Srandakan.

 


Puskesmas
di Kapanewon Srandakan

Puskesmas Srandakan

Puskesmas Srandakan

Jl. Raya Srandakan No.96, Trimurti, Srandakan, Bantul
(0274) 6464815

Komando Rayon Militer Srandakan

Koramil / Komando Rayon Militer Srandakan

Srandakan, Trimurti, Srandakan, Bantul

Kepolisian Sektor Srandakan

Polsek / Kepolisian Sektor Srandakan

Trimurti, Srandakan, Bantul
(0274) 7490104

Kantor Urusan Agama Srandakan

KUA / Kantor Urusan Agama Srandakan

Pondok, Trimurti, Srandakan, Bantul
(0274) 7100860